PUISI B9
Menu Puisi
Suara Hati yang Terpendam
Di balik senyum yang terukir di wajah,
Di balik kata yang tak pernah beranjak.
Ada suara hati yang bisu,
Terpenjara dalam ruang yang beku.
Ia berbisik perlahan, dalam sunyi,
Tentang rindu yang tak terobati.
Tentang asa yang kian memudar,
Tersembunyi di balik dinding yang tebal.
Kadang ingin teriak, menggelegar lantang,
Memecah keheningan yang membentang.
Namun bibir terkatup, takut melukai,
Membiarkan semua terpendam di hati.
Ada kisah yang tak pernah terbagi,
Luka yang menganga, tak pernah pulih.
Impian yang terhenti, tanpa tergapai,
Semua terbungkus rapi, tak bisa terurai.
Suara hati itu meronta dalam diam,
Mencari jalan, menuju terang.
Berharap ada yang mendengar, memahami,
Tanpa perlu kata, hanya dengan hati.
Maka, biarlah ia tetap di sana,
Sebagai saksi bisu dari sebuah rasa.
Suara hati yang terpendam, kan tetap abadi,
Menjadi melodi sendu, di setiap sunyi.