PUISI B5

 

Menu Puisi

 

Bayang-Bayang Masa Lalu

Di relung jiwa, tersembunyi jauh,

Ada bayang-bayang yang tak pernah lusuh.

Melintas di benak, tanpa terduga,

Membawa kisah, dari masa lalu yang kian sirna.


Kadang ia hadir sebagai tawa riang,

Wajah-wajah yang dulu selalu bersanding.

Membawa nostalgia, tentang hari-hari cerah,

Yang kini hanya tinggal remah.


Namun tak jarang, ia datang dengan sendu,

Mengajak hati pada luka yang tak sembuh.

Bisikan penyesalan, atau rasa kehilangan,

Mengusik tenang, merampas kedamaian.


Bayang-bayang masa lalu itu abadi,

Tak bisa dihapus, tak bisa lari.

Ia adalah cerminan dari jejak langkah,

Pengingat bahwa kita pernah ada.


Mungkin ia adalah guru tanpa kata,

Mengajarkan arti dari setiap fakta.

Tentang bagaimana hidup harus dijalani,

Menerima yang lalu, melangkah pasti.


Maka, biarlah ia tetap di sana,

Sebagai bagian dari cerita yang nyata.

Bukan untuk menahan, tapi untuk menguatkan,

Bayang-bayang masa lalu, sebuah pelajaran.