PUISI B2

 

Menu Puisi

 
Di Persimpangan Jalan Kehidupan

Berdiri termangu, di tengah simpang jalan,

Empat arah membentang, penuh keraguan.

Mentari condong, bayangan kian panjang,

Mencari jejak, di mana pijakan.


Dulu ku sangka, hidup lurus terentang,

Kini tersadar, ada liku dan jurang.

Setiap pilihan, membuka kisah baru,

Meninggalkan yang lalu, mengukir rindu.


Satu jalan berjanji kemudahan,

Terlihat mulus, tanpa halangan.

Namun hati berbisik, apakah itu benar?

Atau hanya fatamorgana yang samar?


Jalan lain menanjak, berliku dan terjal,

Memaksa langkah, menantang nyali yang kecil.

Mungkin di sana, ada pelajaran tersembunyi,

Yang membentuk jiwa, menjadi lebih berani.


Di sini, di persimpangan jalan kehidupan,

Memohon petunjuk, dalam keheningan.

Memilah rasa, menimbang akal,

Agar tak tersesat, tak salah mengambil bekal.


Bukan karena takut salah memilih,

Namun ingin menemukan jalan yang sejati.

Yang membawa pada makna, pada tujuan,

Bukan sekadar arah, namun juga kebahagiaan.


Maka, biarlah hati yang menuntun langkah,

Meski berat, meski penuh gundah.

Sebab setiap jalan, adalah sebuah cerita,

Di persimpangan jalan kehidupan, kita semua belajar.