Puisi A9

 

Menu Puisi

Bayangmu dalam Setiap Mimpiku

Ketika malam merangkul, dan dunia terlelap,

Pintu mimpi terbuka, tanpa batas, tanpa sekat.

Dan di sana, kau hadir, nyata dan sempurna,

Bayangmu menari, membawa sukma.


Bukan fatamorgana, bukan sekadar angan,

Kau ada di sana, dalam setiap adegan.

Tawamu menggema, sentuhanmu terasa,

Mengisi ruang hampa, dengan kebahagiaan yang tersisa.


Kadang kau bisikan janji, tentang esok yang cerah,

Kadang kau ajak terbang, melampaui angkasa.

Mungkin ini pelarian, dari realita yang pilu,

Namun dalam mimpi, kau selalu bersamaku.


Aku tahu, saat fajar menyapa perlahan,

Bayanganmu akan pudar, meninggalkan kenangan.

Rasa kehilangan kembali меnуеsak dada,

Kembali pada ketiadaan, yang begitu nyata.


Namun aku akan tetap merindukan malam,

Menanti saatnya mata terpejam.

Agar bisa kembali berlayar bersamamu,

Dalam bayangmu yang abadi di setiap mimpiku.


Biarlah ia menjadi surga kecilku,

Tempat di mana kita tak terpisahkan waktu.

Sebuah oasis di tengah dahaga rindu,

Bayangmu dalam setiap mimpiku, itu sudah cukup bagiku