puisi 6

 

Menu Puisi

Tarian Angin di Padang Savana


Hamparan luas membentang tanpa tepi,

Di bawah langit biru yang tak berperi.

Rumput ilalang menari lemah gemulai,

Mengikuti irama angin yang pandai.


Angin savana datang tak terduga,

Menyapu lembut setiap jengkal yang ada.

Kadang berbisik lirih, sentuhan yang mesra,

Kadang menderu kencang, semangat membara.


Debu beterbangan bagai kabut cokelat,

Mengiringi langkah hewan yang berderap cepat.

Zebra berlari, jerapah menjulang anggun,

Dalam simfoni alam yang tak pernahሱን.


Pohon akasia berdiri kokoh perkasa,

Dahannya meliuk, mengikuti sang penari rasa.

Daun-daun bergetar, menghasilkan suara,

Musik alam liar yang begitu mempesona.


Matahari terik menyinari dengan setia,

Memantulkan cahaya di atas rumput yang merata.

Namun angin tetap hadir, memberikan kesejukan,

Menjaga kehidupan dalam kehangatan.


Tarian angin adalah bahasa savana,

Cerita tentang kebebasan yang tak terkekang makna.

Tentang kekuatan alam yang tak terhindarkan,

Dan keindahan sederhana yang selalu dihadirkan.


Di padang savana yang luas dan terbuka,

Angin terus menari, tak pernah merasa lelah juga.

Sebuah pertunjukan abadi yang memukau jiwa,

"Tarian Angin di Padang Savana" yang selalu terjaga.